3 min read

Apakah Cokelat Saya Masih Bisa Dimakan? Ciri-Ciri Cokelat Kadaluwarsa

Featured Image

Tidak ada hal yang lebih menyedihkan dibanding menemukan sebungkus cokelat yang utuh, namun ternyata sudah melewati tanggal kadaluwarsanya. Anda mungkin berpikir untuk segera membuangnya, namun tunggu dulu. Apakah Anda yakin cokelat Anda benar-benar sudah tidak dapat dimakan lagi? Temukan jawabannya di artikel ini.

Apakah Cokelat Bisa Kadaluwarsa?

apakah cokelat bisa kadaluarsa

Cokelat merupakan bahan makanan yang unik: nyatanya, cokelat tidak memiliki tanggal kadaluwarsa. Tanggal yang tertera pada kemasan cokelat umumnya merupakan Best Before Date, yang menunjukkan batas suatu produk masih terjamin kualitasnya. Lain halnya, Expiry Date digunakan untuk produk yang menyebabkan risiko kesehatan secara langsung ketika telah melewati tanggal yang tertulis.

Mengapa cokelat tidak memiliki tanggal kadaluwarsa?

Layaknya madu, cokelat tidak mengandung air, yakni bahan yang dibutuhkan bakteria untuk berkembang. Kandungan cocoa butter di dalam cokelat merupakan bahan yang sangat stabil, apalagi cokelat yang dijual di pasaran pada umumnya telah melewati proses tempering yang menstabilkan struktur di dalamnya. Gula, yakni komponen lain dalam cokelat, juga telah digunakan selama ratusan tahun untuk memperpanjang umur simpan makanan. 

Sehingga, cokelat pada umumnya memiliki umur simpan yang lama. Meskipun begitu, kondisi penyimpanan yang buruk dapat menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Umur Simpan Tiap Jenis Cokelat

Umur simpan cokelat dapat ditentukan berdasarkan jenis cokelat. Cokelat dengan kandungan susu yang lebih tinggi, seperti cokelat susu dan cokelat putih, akan lebih cepat basi dibanding cokelat hitam yang tidak mengandung susu.

Pada umumnya, cokelat hitam dapat bertahan hingga 2 tahun, sedangkan cokelat putih dan cokelat susu bertahan hingga 1 tahun. Namun, jika Anda menyimpannya dengan baik, cokelat dapat bertahan lebih lama.

Ciri-Ciri Cokelat Sudah Tidak Layak Dimakan

ciri cokelat kadaluarsa

Dalam menentukan apakah cokelat masih layak dimakan atau tidak, Anda perlu mengingat bahwa tanggal best before pada kemasan cokelat tidaklah sama dengan tanggal kadaluwarsa, melainkan merupakan estimasi kapan cokelat sudah tidak memiliki karakteristik yang sama seperti setelah dibuat. Oleh karena itu, Anda perlu menentukan untuk diri Anda sendiri dan juga pelanggan Anda, apakah cokelat yang Anda miliki masih layak untuk dikonsumsi atau tidak.

Secara umum, ada tiga ciri-ciri bahwa cokelat sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi, yakni berdasarkan penampilan, aroma, dan rasa. 

1. Ada retakan pada permukaan cokelat

Jika terdapat retakan pada permukaan cokelat, kemungkinan besar cokelat tersebut sudah basi dan melewati masa kejayaannya.

Jika pada permukaan cokelat Anda terdapat bintik-bintik putih, jangan khawatir. Bintik-bintik tersebut bukan jamur tetapi lapisan lemak atau kristal gula yang muncul ke permukaan. Hal ini dikenal dengan istilah bloom. Biasanya, hal ini disebabkan cokelat mengalami perubahan suhu yang drastis (misal: memindahkan cokelat dari mobil yang panas ke dalam kulkas) atau karena adanya kondensasi pada cokelat (sering terjadi ketika cokelat disimpan terlalu lama di dalam kulkas).

Apabila cokelat Anda mengalami bloom, jangan khawatir karena cokelat masih aman untuk dikonsumsi. Cokelat yang sudah mengalami bloom memang tidak ideal untuk produk yang dipajang di toko, namun Anda masih dapat menggunakannya sebagai bahan adonan kue atau untuk hot chocolate.

2. Aroma sudah berubah

Cokelat merupakan produk yang sangat mudah menyerap rasa dan aroma dari sekitarnya. Jika cokelat Anda memiliki bau yang aneh, bisa jadi cokelat tersebut telah menyerap makanan yang berada di dekatnya. Cokelat yang sudah disimpan lama juga dapat kehilangan aroma khasnya. Jika salah satu hal ini terjadi, keputusan ada di tangan Anda apakah Anda tetap ingin menggunakannya atau tidak.

Jika cokelat Anda memiliki bau seperti berjamur atau asam seperti susu yang sudah basi, maka kemungkinan besar kandungan susu dalam cokelat sudah kadaluwarsa. Apabila hal ini terjadi, segera buang cokelat tersebut.

3. Rasa berubah

Selain dapat menyerap aroma, cokelat juga dapat menyerap rasa dari barang atau makanan di sekitarnya. Pada akhirnya, rasa merupakan faktor terpenting dalam hal ini. Jika cokelat Anda memiliki rasa yang aneh atau justru sudah tidak memiliki rasa ‘cokelat’ seperti sebelumnya karena sudah terlalu lama disimpan, maka Anda dapat memutuskan sendiri apakah Anda tetap ingin mengonsumsi cokelat tersebut atau tidak.

Lain halnya dengan produk cokelat yang mengandung susu atau isian seperti kacang atau buah-buahan. Bahan-bahan ini memiliki tanggal kadaluwarsa, sehingga Anda perlu lebih berhati-hati dalam menentukan apakah cokelat tersebut masih layak dikonsumsi atau tidak. 

Cara Menyimpan Cokelat yang Benar Agar Tidak Mudah Basi

cara menyimpan cokelat

Cokelat yang disimpan dengan baik dapat bertahan lebih lama daripada tanggal yang tertera di kemasannya. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara menyimpan cokelat agar tidak cepat basi.

Idealnya, cokelat disimpan di dalam ruangan dengan suhu 13-20 derajat Celcius, di tempat yang sejuk dan dingin yang jauh dari cahaya maupun panas. 

Banyak orang yang mengira bahwa umur simpan cokelat akan lebih panjang jika disimpan di dalam kulkas seperti jenis makanan lain. Namun sayangnya, hal ini kurang tepat. 

Selain dipengaruhi oleh panas, kondisi cokelat juga dipengaruhi oleh kelembaban. Ruang penyimpanan yang lembab, seperti kulkas, dapat menyebabkan terjadinya kondensasi uap air. Hal ini akan mengakibatkan gula dalam cokelat untuk naik ke permukaan dan menyebabkan sugar bloom. Maka dari itu, sebisa mungkin, jangan simpan cokelat Anda di dalam kulkas.

Akan tetapi, seperti yang kita semua ketahui, iklim tropis di Indonesia membuat penyimpanan cokelat di luar kulkas hampir mustahil, karena suhu lingkungan yang panas menyebabkan cokelat meleleh. Oleh karena itu, jika Anda terpaksa menyimpan cokelat di dalam kulkas, bungkus cokelat dengan plastic wrap dan letakkan dalam kemasan kedap udara.

Selain itu, jauhkan cokelat dari bahan-bahan berbau kuat seperti ikan atau rendang. Seperti yang telah kita pelajari, cokelat menyerap aroma di sekitarnya, sehingga penting untuk menyimpan cokelat dalam kemasan yang tidak terkontaminasi bau yang tidak mengenakkan.

Jika Anda sedang mencari produk cokelat couverture untuk kebutuhan bisnis Anda, Embassy Chocolate dapat menjadi pilihan yang tepat untuk Anda. Kami adalah brand spesialis cokelat couverture yang memiliki beragam produk yang serbaguna untuk segala aplikasi. Apabila Anda ingin mengetahui lebih banyak, silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut. 

Ketahui Cara Melelehkan Cokelat Putih Dengan Benar

Cokelat putih merupakan bahan yang penting dalam berbagai jenis masakan, baik itu untuk menambah rasa maupun memberi tampilan yang lebih cantik....

Read More

5 Ide Menghias Kue Ulang Tahun dengan Cokelat

Jika Anda ingin menyajikan kue ulang tahun kepada orang tersayang atau untuk dijual, ada baiknya Anda menambahkan hiasan untuk mempercantik kue ulang...

Read More

Mengenal Apa Itu Mousse Cake

Jika Anda penggemar dessert, Anda pasti tahu yang namanya mousse cake. Dessert satu ini merupakan makanan penutup yang dicintai karena teksturnya...

Read More